Skala Survei Indonesia ; Elektabilitas Ahok-Djarot Terus Merosot

17
48
views

JAKARTA, jurnalisindonesia.com – Menjelang pengumuman penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Senin (24/10/2016) oleh KPU DKI Jakarta, elektabilitas bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat ( Ahok-Djarot) terus merosot. Sebaliknya elektabilitas Agus-Sylvi dan Anies-Sandiaga Uno terus meningkat.

Hal ini terungkap dalam hasil survei yang dilakukan Skala Survei Indonesia (SSI).

Direktur Eksekutif SSI Abdul Hakim mengungkapkan, tingkat elektabilitas bakal pasangan calon itu mengalami penurunan hingga 13,3 persen dalam kurun waktu delapan bulan meski saat ini masih menduduki posisi pertama. Di mana pada periode Februari 2016, elektabilitas mereka masih 47,1 persen, namun di bulan Oktober 2016, persentase mereka di angka 33,8 persen.

“Tren suara pasangan Ahok-Djarot yang terus menurun,” ujarnya dalam rilis survei SSI di Jakarta, Minggu (23/10/2016).

Penyebab turunnya elektabilitas bakal calon petahana tersebut kata Abdul Hakim diikuti dengan kenaikan elektabilitas dari pasangan Agus Harimurti Yudhoyono- Sylviana Murni (Agus-Sylvi). Mereka mampu menduduki peringkat kedua, melewati pasangan Anies Baswedan- Sandiaga Uno.

Agus-Sylvi memperoleh persentase 19,6 persen, diikuti dengan bakal pasangan calon Anies-Sandi yang mendapatkan 18,8 persen.

Untuk diketahui, survei tersebut dilaksanakan di 6 kabupaten/kota administrasi di Provinsi DKI Jakarta, yakni Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Peneliti menggunakan metode sampling kepada sebanyak 800 responden. Sementara margin of error dari penelitian ini sebesar 3,46 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Kendati demikian, Abdul Hakim mengatakan, bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, masih unggul dibanding kedua pasangan lain, yakni Anies Baswedan- Sandiaga Uno dan Agus Harimurti- Sylviana Murni dan masih berpeluang memenangkan pilkada DKI.

Akan tetapi, menurutnya, perubahan pilihan bisa terjadi sangat cepat. Misalnya posisi Agus-Sylvi yang sebelumnya selalu di posisi 3 di bawah pasangan Anies-Sandi, kini menduduki posisi 2.

“Dinaminasi pilihan warga Jakarta sangat cepat. Seperti pada Pilkada 2012, pasangan Foke-Nara sebelumnya diprediksi unggul. Namun hasilnya malah terbalik,” ujar Abdul di Gado-Gado Boplo, Jakarta Pusat, Minggu (23/10/2016).

Jika mengacu hasil survei, pasangan Ahok-Djarot hampir dipastikan aman untuk meraih tiket ke putaran kedua apabila pemilu dilakukan hari ini. Namun, pasangan ini belum bisa dipastikan unggul di putaran selanjutnya.

Hal tersebut disebabkan tingkat elektabilitas pasangan Ahok-Djarot yang kian menurun. SSI mengungkapkan, selama delapan bulan terakhir, tingkat elektabilitas pasangan tersebut turun sebanyak 13,3 persen.

Meski demikian, lanjutnya, pasangan Ahok-Djarot saat ini memiliki peluang paling besar untuk bisa masuk ke putaran kedua.

“Tren suara pasangan Ahok-Djarot yang terus menurun dan tren suara pasangan Agus-Sylvi dan Anies-Sandi yang terus tumbuh,” tegasnya. [] (ZA/DI)

baca juga

Berita Terbaru

17 KOMENTAR

  1. 863448 882686Aw, this was a actually good post. In thought I would like to location in writing in this way moreover – taking time and actual effort to create a quite very good article but what / things I say I procrastinate alot and also no indicates apparently get something done. 400155

  2. wrwtjvnu,Very informative useful, infect very precise and to the point. I’m a student a Business Education and surfing things on Google and found your website and found it very informative.

  3. Its like you read my mind! You appear to know a lot about this, like you wrote the
    book in it or something. I think that you could do with some
    pics to drive the message home a bit, but other than that, this is
    fantastic blog. A great read. I’ll certainly be back.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here