Jika Proses Hukum Ahok Lambat, Bahtiar Natsir; Umat Akan Bergerak Lagi

25
51
views

jurnalisindonesia.com, MRR

JAKARTA, jurnalisindonesia.com – Demo 4 November Jumat lalu, belum menemukan unjung pangkal. Walaupun Kapolri sudah berjanji akan menjalankan proses hukum selama dua minggu terhadap dugaan kasus penistaan oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), massa aksi belum puas. Sebab bagi pihak pendemo waktu yang dijanjikan oleh Kapolri itu ditentukan secara sepihak.

Disamping itu, harapan massa aksi agar dapat ditemui oleh Presiden RI berbuah kekecewaan, pasalnya Presiden Jokowi tidak berada di tempat. Pasca Aksi Bela Islam di depan Istana Negara pun sempat ricuh hingga akhirnya massa aksi bergerak ke gedung DPR RI untuk melanjutkan aksinya.

Massa aksi ingin melanjutkan menyampaikan aspirasinya kepada para wakil rakyat. Apa yang menjadi harapan demonstran kali ini tidak sia-sia, mereka akhirnya ditemui oleh Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan bersama Anggota Komisi III DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, Aboebakar Al Habsyi dan anggota DPR lainnya.

Pada kesempatan ini, pimpinan MPR RI, Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa lembaga wakil rakyat tersebut akan mengawal kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok.

Kendati demikian, beredar pesan berantai yang berasal dari Grup Whatsap ‘Majlis Taklim Alkhairat’ bahwa demo 4 November yang tidak diindahkan dengan menemui perwakilan massa aksi oleh Presiden Jokowi akan dilanjutkan dengan aksi Bela Islam III pada 25 November 2016 mendatang. Dalam Aksi Bela Islam III tersebut mengusung tema ‘Lengserkan Jokowi Jika Ahok Bebas’.

Sebelumnya, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, K.H. Bahtiar Natsir, dalam konferensi Persnya mengatakan bahwa GNPF beserta umat Islam akan terus memantau dan mengawal proses hukum atas dugaan penistaan agama tersebut. Bahkan K.H. Bahtiar Natsir juga memberikan batas waktu kepada pemerintah beserta aparat penegak hukum untuk memproses Ahok.

Dirinya juga berharap agar pemerintah tidak main-main dalam menangani kasus yang telah melukai hati umat Islam tersebut. Jika proses hukum tidak segera dilaksanakan, bukan tidak mungkin umat Islam akan kembali turun ke jalan untuk yang ketiga kalinya.

“Kami akan melihat bagaimana perkembangan penanganan kasus penistaan Al-Quran oleh Ahok. Bila pemerintah masih berupaya mengintervensi aparat hukum sehingga prosesnya lambat, umat akan bergerak lagi”, tegas ‎K.H. Bahtiar Natsir dalam konpres di Senayan, Jakarta, Sabtu (05/11/2016) lalu.[] (MRR)

baca juga

Berita Terbaru

25 KOMENTAR

  1. Its like you read my thoughts! You seem to grasp so
    much about this, like you wrote the e book in it or something.
    I think that you could do with some % to force the message home a little bit,
    but other than that, this is magnificent blog.
    An excellent read. I will definitely be back.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here