Erupsi Anak Krakatau Diduga Penyebab Tsunami di Pantai Anyer

0
30
views

Tsunami yang terjadi pada malam Sabtu, (22/12/2018), di Pantai Anyer, Banten dan Lampung, diduga akibat erupsi gunung anak krakatau.

JAKARTA, jurnalisindonesia.com – Pada Sabtu, (22/12/2018) pukul 22.27 WIB, telah terjadi tsunami di Pantai Anyer , Banten dan Lampung Selatan.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rachmat Triyono mengatakan tsunami yang terjadi pada Sabtu malam disebabkan dua fenomena yaitu, gelombang pasang tinggi dan erupsi gunung anak krakatau.

“Pertama itu gelombang pasang tinggi akibat cuaca dan kedua erupsi Gunung Anak Krakatau,” ujar Rahmat, Minggu, (23/12/2018).

Sebelumnya, pada Sabtu, (22/12/2018), BMKG telah mengeluarkan peringatan adanya gelombang pasang tinggi dua meter di perairan selat sunda, peringatan tersebut berlaku hingga 25 desember mendatang. Namun, pada malam harinya terjadi tsunami, berdasarkan pengamatan data pasang surut dari papan pengukuran alias tidegauge di Marina Jambu, Anyer, Banten mencatat gelombang tsunami setinggi 0,9 meter. Diduga tsunami disebabkan oleh erupsi Gunung Anak Krakatau pada pukul 21.03 WIB di hari yang sama.

“Kalau ditambahkan jadi sekitar 3 meter, hal itu kenapa gelombang air bisa sampai ke daratan,” ujar Rahmat.

Rahmat menambahkan, perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya tsunami di Pantai Anyer dan Lampung Selatan.

“Sudah bisa dipastikan karena erupsi Gunung Anak Krakatau, namun untuk pastinya, perlu penelitian lebih lanjut,” tutur Rahmat.

baca juga

Berita Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here