KETUM SP : Tim Ekspedisi Datang Untuk Menangkal Hoax

0
7
views

Di era digital yang semakin canggih ini, banyak terjadi penyalahgunaan peran media dengan munculnya berita-berita palsu yang menyesatkan dan membingungkan masyarakat. Dengan adanya hal tersebut, tim Ekspedisi Pena Nusantara (Pentara) VII di Lebak sempat disebut Ketum Sekolah Peradaban akan menjadi penangkal hoax.

RANGKASBITUNG, jurnalisindonesia.com – Lembaga Pers Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (LPM UMJ) kembali menggelar pembukaan Ekspedisi Pena Nusantara (Pentara) VII yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Lebak. Ekspedisi Pentara merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan LPM UMJ yang terdiri dari kegiatan peliputan daerah, pendidikan jurnalis, sekaligus berkarya bagi daerah.

Keanekaragaman budaya, adat-istiadat, keagamaan, dan lain sebagainya membuat LPM UMJ yang sebelumnya telah mengeksplor Solo, Malang, Bandung, Cirebon, Serang, dan Bogor, kali ini memutuskan untuk memilih daerah Kabupaten Lebak sebagai sasaran kegiatan. Ketua Umum Sekolah Peradaban (SP) sekaligus perwakilan Pendiri LPM UMJ, Ismail Samad mengapresiasi pemerintah kabupaten Lebak yang berusaha menggiatkan minat baca kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Lebak.

“Ini yang menarik, saya melihat ada perpustakaan di jantung kota Rangkasbitung, ini berdiri ditengah-tengah keterpurukan minat baca masyarakat Indonesia saat ini,”jelas Ismail Samad dalam sambutannya di Aula Setda Kabupaten Lebak pada Senin, (18/02/19).

Guna meningkatkan minat baca yang rendah di Indonesia, Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak mendirikan perpustakaan pusat di tengah-tangah jantung kota Rangkasbitung untuk seluruh masyarakat di lingkungan Lebak. Bagi Ismail, peningkatam minat baca masyarakat justru dapat menjadi menangkal hoax yang semakin merajalela di tengah masifnya arus informasi publik.

“Ini respon positif, cepat tanggap, hal-hal seperti ini yang memberikan dampak positif kepada masyarakat”, lanjut Ismail

Selain itu, dalam pidatonya Ismail menyampaikan bahwa dari perjalanan ekspedisi ini, kami (LPM UMJ) memiliki output yang jelas, bermanfaat bagi daerah dan tidak lupa mengingatkan bahwa tugas tim ekspedisi LPM UMJ dalam pemberitaan untuk melawan atau memerangi hoax dengan mewawancari langsung kepada sumbernya.

“Ini sebagai upaya untuk menangkal itu semua, kegiatan ini kami betul-betul datang dan memiliki sumbernya, tidak sadur-menyadur dan lain sebagainya,tegasnya.

Artikel SebelumnyaEkspedisi Pentara VII, Ajang Tingkatkan Potensi Daerah
BAGIKAN

baca juga

Berita Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here