Cinta Yang Sesungguhnya

0
1
views

Kendari, jurnalisindonesia.com – Semua orang tahu kata cinta namun sebagian kecil yang mampu menafsirkan arti cinta yang sesungguhnya. Dari kehidupan yang kita lalui, pasti pernah merasakan cinta, namun cinta mampu membawa petaka bagi diri sendiri jika tidak bisa mengontrol rasa cinta itu.

Bagi remaja, cinta itu berawal dari mata kemudian turun kehati, artinya cinta tumbuh berawal dari pandangan kemudian muncul perasaan suka yang timbul dari dalam dirinya kemudian divonis itu adalah cinta. Jika cinta telah menghantui seseorang maka tidak ada keindahan selain berhubungan dengan apa yang dicintainya.

Cinta bisa membuat kita lupa terhadap dampak yang bisa saja terjadi jika salah menerapkannya, salah satu dampak terburuk adalah kegilaan sesaat atau biasa disebut dengan depresi. Bahkan bahaya cinta bisa saja membunuh seseorang.

Setiap orang berhak mencintai suatu benda namun jangan terlalu mencintai karena cinta yang maksimal hanyalah cinta kita kepada Allah swt.

Ketika berhadapan dengan dunia, simpan rasa cinta itu digenggamanmu, jika jatuh maka tidak ada rasa sakit yang timbul dihati. Ketika cinta telah masuk kehatimu maka andalkan otakmu. Ingat, cinta tidak selamanya mengedepankan rasa tapi cinta terkadang mengandalkan otak.

Pepatah mengatakan bahwa tak kenal maka tak cinta. Bisa dikatakan bahwa cinta berawal dari perkenalan. Inilah salah satu pepatah yang bisa membawa petaka bagi orang yang tak jarang menyimpulkan sebelum menganalisa.

Jika cinta berawal dari perkenalan maka setiap perkenalan akan memunculkan rasa suka. Inilah yang terjadi pada remaja sekarang, sebagian besar orang hanya melihat tanpa mempelajari bahwa cinta bukanlah sesuatu yang bisa didapatkan dengan semudah membalikkan tangan.

Banyak hal yang terjadi saat ini, salah satunya adalah kata cinta telah terpisah dengan kata suka. Mengapa demikian? Karena banyak yang rela meninggalkan orang yang mencintainya demi mendapatkan apa yang dia suka. Itu adalah salah satu kesalahan fatal dalam konteks cinta.

Tingkat kecintaan manusia berbeda-beda dan tidak dapat diukur namun yakinlah cinta yang sebenar-benar cinta adalah mencintai tanpa mengharapkan balasan.

Jika kamu mencintai seseorang, biarkan dia menjalankan kehidupannya seperti sebelum mengenalmu

 

 

Penulis : Muh. Adriansyah
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Kendari

baca juga

Berita Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here